Search This Blog

Rabu, 05 Januari 2011

TIGA SERANGKAI BERJUMPA



BOMING KUNCI KEBERHASILAN XVI
TIGA SERANGKAI BERJUMPA

Saat itu adalah bulan hajji sang musyafier kaya
Mengadakan perjalan kembali menuju tanah suci
Demikian pula sang guru yang telah lama tak jalan
Dan sang guru bertanya pada musridnya:
Maukah engkau kubayar 20.000 keping emas
Untuk menggendongku pergi haji di tahun ini..?
Sang murid berkata: bagaimana saya akan haji bila dibayar..?
Begini saja, guru saya gendong sebagai kebakitianku
Dan guru bisa lakukan hajji dengan segala ikhlasnya

Dan sang guru berkata: sama saja kau tak bisa hajji khusu
Biarlah aku ikhlas melakukan ini tanpa harus guru bayar
Lalu mereka bergegas berkemas untuk melakukan perjalanan
Dan ini adalah saat paling menyenangkan bagi murid itu
Lalu mereka meninggalkan Negeri Glamour dengan semangat
Sebuah tandu sederhana telah diletakan untuk guru
Sang murid duduk di depan badan onta mereka

Hanya memakan waktu satu bulan mereka telah sampai
Dan saat mereka berdua sedang shalat di masjidillharam

Sang murid berbisik: maaf guru saya batal wudlu
Sang guru menjawab: ya..?
Saat itu samping guru kosong lalu di isi oleh orang
Dan kemudian saat sang murid kembali ada celah sedikit
Sang muruid mendesak dan yang lain bergesar
Memberikan tempat buat sang murid
Beberapa saat itu imam telah berdiri karena iqamah

Mereka lalu shalat namun sang murid selisih satu orang
Dari guru yang tadi nya berjejer persis di samping nya
Saat shalat selesai alangkah kagetnya yang di tengah
Ternya musyafir kaya yang dulu ditolong oleh murid
Lalu sangmurid menegur dengan ucapkan salam:
Assalamu’alaikum warah matullah wabarakatuh
Lalu mereka berpelukan tanpa banyak kata-kata

Akhirnya pelukan dilepaskan sang guru persis
Dibelakang musyfier kaya itu dan sang murid menarikanya
Ke dekat tiang agar tidak menggangu sang guru dalam dzikir
Lalu mereka berbincang dan sang murid sesekali melihat guru
Karena takut sang guru memanggilnya saat mereka bicara
Dan bertanya apa kabar mu saudara ku musyafier kaya..!    
Sang musyafier kaya menjawab: baik bahkan sangat baik
Terimakasih semua nasehat mu hingga aku kembali
Tanpa kurang suatu apa dan tepat waktu adanya

Benarlah sangguru mengisyaratkan sesuatu
Tampa menoleh menyuruh murid mendekat
Sambul berkata: mari saya perkenalkan dengan guru
Mereka berdua hadir dan alangkah kagetnya
Sang musyafier kaya ternyata itu sahabatnya pula
Dan memeluknya dan berkata: saudaraku apayang terjadi.?
Sang guru: Tidak inilah QadarAllah yang nyata dalam ku..
Ahirnya bertemulah mereka dalam hajji mereka..!!

0 komentar: