Search This Blog

Rabu, 05 Januari 2011

MANUSIA SALING MEMBUTUHKAN.


BOMING KUNCI KEBERHASILAN XV
MANUSIA SALING MEMBUTUHKAN

Dalam pertemuan ini Sang guru bicara: tak ada manusia yang sukses
Bekerja sendiri, karena manusia sungguh membutuhkan orang lain
Karenanya manusia harus mengadakan kerja sama jika ingin sukses
Dan saat bersama harus saling mengutungkan dan mensejahterkan
Dan tak boleh saling merugikan dan menyengsarakan satu dengan lain
Karena kerja sama yang saling merugikan atau merugikan sepihak akan gagal

Sang murid lalu bercerita pada guru: saya pernah meminta bayar sepiring nasi
Kepada pemilik rumah makan dan penyeberangan gratis pada tukang perahu
Atau 6 keping emas pada musyafier yang akan terjebak untuk nasehat
Sang murid lalu bertanya: Apaka saya menipu..? namun sungguh
Akhirnya mereka selamat dari ditipu daya yang ada dimana-mana
Dan temanku musyafier kaya selamat dari terkatung-katun di negeri ini

Sang guru lalu bicara: Seorang kreator atau konseptor tak harus menjadi
Konsultan atau operataor, dan sebaliknya seorang operataor tak harus jadi
Kreator atau konseptor dan konsultan, demikian pula konsultan tak harus jadi
Seorang kreator atau konseptor dan operataor atau pelaksana konsep
Mereka harus berjalan dalam proporsi masing masing dengan tulus
Dan harus ikhlas menjalankan tugasnya saat bersama atau mandiri

Sang guru lalu bicara: bila pemilik rumah makan, tukang prahu, musyafier kaya
Lalu tak ikhlas maka engkau akan disebut seorang penipu oleh mereka
Namun semua bermula dari dalam diri sendiri apakah kamu ketika itu
Memiliki niat untuk menipu atau tidak..? tanya sang guru pada murid
Jawab  murid: Tidak ..! saya tulus dan saya memang hannya memiliki
“diri yang saat itu tidak memiki uang sepeserpun” dan itu yang kujual

Sang guru lalu bicara: Saat aku di fitnah oleh perampok ketika itu
Aku tetap ikhlas pada Qadar Allah dan hukum Allah yang dilakukan
Oleh hakiem di pengadialan hingga kaki dan tanganku dipotong
Karena aku tak punya saksi bahwa saya bukan perampok saat itu
Sekarang apa yang kamu lihat wahai murid-ku….?
Sang murid berkata: “subhanallah, lakhaula wala quwata illa billah”

Sang murid berkata kembali: apa mungkin orang seperti kami mampu
Sang guru lalu bicara: saya tidak menyuruh kamu untuk seperti aku
Tapi hadapilah Nyata hidup ini dengan segala ketulusan dan keikhlasan
Saat kau hidup bersama haruslah saling menguntungkan jangan
Seperti perampok itu yang maunya menang sendiri hingga mencelakai orang
Sungguh jika kamu negative sedikit saja dalam kebersamaan akan merugi sendiri

Kamu lihat kemarin ketika kita sedang berpesta ulang tahun Negeri Glamour
Saat kita sedang bicara kemaslahatan ummat dan pengentasan kemiskinan
Diluar sana terjadi perkelaian antara teman sendiri, dan beberapa orang mati
Yang lainya luka parah, hanya karena hal sepele yaitu ketika mereka
Sedang membagi hasil pencurian tersisa satu keping emas lalu yang merasa
Paling berjasa mengklaim jadi haknya dan yang lain tak terima terjadilah itu semua

0 komentar: