Search This Blog

Rabu, 05 Januari 2011

ANDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRI ANDA



BOMING KUNCI KEBERHASILAN XVII
ANDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRI ANDA

Dalam perjalanan saat istirahat sang guru berbicara:
Muridku.., taukah kamu arti tanggunjawab itu ….?
Murid menjawab: mungkin tau sedikit guru …..!
Sang guru melanjutkan pembicaan: Tanggungjawab itu
Sungguh kadang di luar kehendak kita saat semua terjadi
Seseorang bisa terjerat tanggugjawab tanpa imbalan apapun
Hanya karena kercerobohannya menerima tanggung jawab,

Murid memotong pembicaraan: maaf guru maksud guru..?
Sang guru melanjutkan pembicaan:  Mahasuci Allah dari kedzaliman    
Saat terjadi kasus hukum pada-ku sang hakiem dan polisi benar
Dan hukum yang memperkarakan aku juga sangat adiel, ..
Hingga saya di potong tangan dan kakinya karena saya terbukti
Melakukan perampokan menurut mereka walau semua tanpa
Aku lakukan sedikitpun namun semua karena tanpa saksi-ku

Setelah semua terjadi perampok tertangkap walau bebas
Karena adanya oknum yang culas dan saksi-saksi palsu
Namun sungguh seorang sepertiku tak boleh sekejap-pun lalai
Saat saya lalai sebersit saja kamu lihat akibanya fatal;
Sang murid memotongpembicaraan: betul guru.., itu ...!
Seperti kukatakan ketika itu apa mungkin saya mampu..?

Sangguru melanjutkan pembicaraa: muridku Allah mahatau
Jadi engkau harus yakin semua Qadar itu hak berlaku atasmu
Sesuai kadarnya, karena kamu lihat gelas ini…! Masih kosong kan.?
Sang murid sambil menuang berkata: benar tapi sekarang isi hehehe..!
Ya, manusia dengan ruhani dan bathiniah lain itu seperti ini saat hawa mengisi
Maka Ruh akan kehilangan makna, hawa dan nafs itu seperti udara atau angin
Serta api, ia akan mengisi dan saling mengisi dalam tubuh ini saat Ruh Nyata
Maka hawa dan nafsu akan terlemahkan energi jahatnya dan menjadi manfaat
Namun saat manusia mengakses hawa dan nafs sedikit saja maka Ruh akan
Kehiangan fungsi dan bisa kehilangan esensinya..!!

Murid memotong pembicaraan: maaf guru tadi sedang bicara tanggug njawab.!
Sang guru melanjutkan pembicaraan: Ya..ya sedikit bicara ruhani ya .. hehe
Saya kata-kan manusia akan bisa terjebak dalam tanggug jawab tanpa imbalan
Seperti ku, hanya menitip sebetar kata si perampok: dan saya yakin
Saat itu akan sebentar dan benar sebetar karena beberapa saat kemudian
Polisi datang menenangkapku, dalam kantong hitam ada masker penutup wajah
Dan uang pun masih utuh belum digunakan sama sekali yakni 2000 keping emas
Tapi karena lalai dan tak ada saksi, inilah akibat terburuk dari taggungjawab

Apakah polisi salah..? apakah hakiem salah, atau apakah hukum salah..?
Jawab murid: tidak karena semua mengarah dan melekat pada guru..
Guru berkata:itulah hukum yang bisu menguji manusia sejauh mana ikhlasnya
Saat bertanggungjawab dalam hidup, dan sungguh Allah maha adil hukumnya
Jadi kau harus ikhlas setelah mengambil sesuatu jadi beban karena dunia ini
Boleh di ambil atau dibiarkan dalam putaran sunnah-Nya dan tak akan sia-sia
Berkata sang murid: ya guru tapi kena apa aku masih ingin kaya apakah salah.?
Guru berkata: seusia kamu hal wajar.! dan untuk seusia saya juga wajar hehe.!
Berkata sang murid: apakah saya berdosa menjadi kaya ..?
Sangguru: hehehe sudah ..sudah .. tak ada dosa karena kaya ayo jalan lagi.

0 komentar: