Search This Blog

Kamis, 06 Januari 2011

TANGISAN AHLI SURGA.


Wahai JIWA..

Mengapa engkau tdk jua menangis menyesali dosa2mu, pada hal maut setiap saat mengintaimu, siap merenggut kehidupanmu.!

Kuburan akan menjadi tempat tinggalmu, dan hari Qiyamat tempat pemberhentianmu.
Pada saat itulah dosa2 akan menyeretmu keneraka yg amat sangat panas, dan takkan seorangpun sanggup menghadapinya.

Wahai JIWA..


Jika Iman memang benar bersemayam dalam dirimu, dan percaya akan hari Akhir, semestinya engkau akan banyak menangis, dan sedikit tertawa krn takut kpd Allah.

Ingatlah hei JIWA..!!
Orang yg takut kpd Allah yg akan dibebaskan dari siksa neraka dan dimasukkan ke syurga.

Ingatlah olehmu, bahwa Rasulullah SAW pernah b'sabda:

“Api Neraka tdk akan menyentuh seseorang yg menangis karena takut kpd Allah.”
(HR. Tirmidzi, Nasa’I, dan Ahmad dgn Isnad yg Shohih)

Wahai JIWA..


Cobalah dengarkan olemu tangisan mereka yg Insya Allah menjadi Ahli Syurga.

ABU BAKAR ASSHIDDIQ.

Suatu hari Abu Bakar meminta Air minum, lalu disodorkan kpdx gelas berisi madu yg diseduh dgn air.

Tatkala ia sdh mengangkat gelas dan mendekatkanx kemulutnya, tiba2 ia menangis, sehingga orang2 yg ada disekitarx jg ikut menangis.

Ketika ia diam, maka orang2pun ikut diam, dan ketika ia menangis lagi setelah itu, orang2pun ikut menangis kembali.

Kemudian ditanyakan kpdnya: “Wahai Khalifah Rasulullah, apa yg membuat engkau menangis.?”

Abu Bakar menjawab: “Dulu aku pernah bersama Rasulullah SAW dan tak seorangpun bersama kami.

Beliau berkata seraya m'beri isyarat dgn tangannya, “Menyingkirlah dariku, menyingkirlah dariku.!”

Aku (Abu Bakar) bertanya: “Wahai Rasulullah, siapakah yg engkau maksud, pd hal disini tak ada seorangpun selain kita berdua.?”

Beliau m'jawab: “Dunia ini selalu menguntitku”, maka aku katakana padax: “Menyingkirlah dariku, menyingkirlah dariku.!"

Lalu dunia berkata: “Kalau engkau sekarang bisa lolos dariku, maka sekali kali orang2 sesudahmu tdk akan bisa lolos dariku.”

Abu Bakar berkata lagi: “Inilah yg membuat ku menangis.”
Begitulah terdapat didlm Kitab Mustadrak al-Hakim dan Musnad al-Bazzar dgn sanad yg baik.

UMAR BIN KHATTAB.
Sosok Umar adalah merupakan seorang yg suka menangis, sehingga ada bekas menghitam dikedua pipinya.

Tatkala beliau Haji, ia menempelkan kedua pipinya keHajar Aswat, memeluknya, dan diapun tak kuasa menahan tangis.

Begitupun ketika beliau mengimami sholat, tak jarang ia menangis ketika membaca qur’an, sehingga dpt terdengar sampai ke shaf belakang.

Amr Bin Syubbah meriwayatkan:
Pd suatu malam Umar mengunjungi Abu Darda’. Tatkala keduanya sdh duduk berdampingan, Abu Darda’ berkata:

“Wahai Umar, apakah engkau masih ingat sebuah Hadist yg pernah disampaikan Rasulullah SAW kpd kita: “Hendaklah salah seorang diantara kalian didunia ini seperti bekal seorang Musafir.”

Umar m'jawab: “Benar.”

Abu Darda’ b'kata lagi: “Wahai saudaraku, lalu apa yg kita lakukan sepeninggal Rasulullah.?”

Maka pecahlah tangis kedua sahabat itu hingga Fajar menyinsing.

USTMAN BIN AFFAN.
Hani’, seorang bekas budak Ustman bertutur:

“Setiap kali Ustman berdiri didekat kuburan, maka dia akan menangis sehingga air matanya membasahi jenggotnya, seraya berkata: “Aku pernah mendengar Rasulullah SAW berkata: “Aku tdk pernah melihat suatu pemandangan yg lbh mengerikan selain dari dari kuburan.”

Aku jg pernah mendengar Beliau berkata: “Kuburan adalah merupakan tempat persinggahan pertama dari berbagai tempat persinggahan pada hari Qiyamat.

Jika seseorang selamat dari Adzab kubur, maka sesudah itu jalanx lbh mudah, dan jika tdk selamat dari adzab kubur maka adzab sesudahx jauh lebih besar.”

ABDULLAH BIN RAWAHAH AL ANSHORI.
Dari Urwah Bin az-Zubair, ia berkata:

“Tatkala Ibnu Rawahah hendak berangkat perang ke Mu’tah yg terletak di Syam, maka orang2 menemuix dan mengucapkan selamat tinggal.

Dia menangis, lalu mereka bertanya: “Apa yg membuat engkau menangis.?”

Dia menjawab: “Demi Allah, didlm diriku tdk terbersit kecintaan kpd dunia dan kerinduan kpdmu sekalian. Tetapi aku pernah mendengar Rasulullah SAW membacakan Ayat ini: “Dan tdk ada seorangpun daripadamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Rabb mu adalah suatu kepastian yg sdh ditetapkan.”

Lalu kukatakan: “Sesungguhx aku jg akan mendatangi neraka, dan aku tdk tau bagaimana carax berbalik lagi.”

Tatkala pasukan Muslimin sdh bersiap siap, pergi keMu’tah, Urwah Bin Az-Zubair berkata: “Semoga Allah menyertaimu dan melindungimu.”


AL-HASAN AL-BASHRI.
Ia sosok dari Ulama kalangan Tabi’in yg ahli Fiqih, Zuhud, Dermawan, Ahli Ibadah, dan gampang sedih.

Salah seorang sahabatx bercerita tentang dirix:
“Aku tdk pernah melihat seseoranh yg mudah bersedih selain dari Al-Hasan.
Aku tdk melihatx melainkan kukira dia mendptkan musibah.”

Dia pernah berkata:
“Demi Allah wahai anak Adam, kalau engkau membaca Al-Qur’an, kemudian kamu beriman kpdx, maka kesedihanmu didunia akan terasa lama dan ketakutanmu didunia menjadi keras, serta tangismu didunia menjadi banyak."

UMAR BIN ABDUL AZIZ.
Suatu ketika menangis, maka istri dan smua anggota keluargax pun ikut menangis, pada hal mereka tdk tau apa sebabx beliau menangis.

Setelah suasana reda, Fatimah bertanya: “Demi ayahku sbg jaminan, wahai Amirul Mukminin, apa yg membuatmu menangis.?”

Umar Bin Abdul Aziz menjawab:
“Wahai Fatimah, aku ingat persimpangan jalan manusia tatkala berada dihadapan Allah, bagaimana sebagian diantara mereka berada disyurga dan sebagian lagi dineraka.”

Wahai JIWA..
Menangislah keharibaan_NYA..
Mohon ampunlah atas segala dosa2 yg engkau perbuat waktu kewaktu, hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, dgn amalan buruk yg engkau telah lakukan, hasil riba yg kau makan, kedzoliman yg engkau angkuhkan, dan hak2 Allah yg tlah engkau sia2kan.!!


Ya Allah..
Aangkatlah kami dari lembah makshiat kpd keta’atan dijalan_MU.
Air mata yg tercurah dari hamba2_MU yg sholeh jadikanlah seperti air mata taubat kami kpd_MU ya Rabb.

Dan tuntunlah kami dgn Hidayah_MU agar slalu berada dijalan_MU, hingga nanti kami akan kembali kpd_MU dalam keadaan Engkau ridho kpd kami.

0 komentar: