Search This Blog

Selasa, 04 Januari 2011

SANG MUSYAFIER BERTEMU PENGEMIS BUNTUNG



BOMING KUNCI KEBERHASILAN X
SANG MUSYAFIER BERTEMU PENGEMIS BUNTUNG

Saat sang musyafier berjalan jalan di Negeri Glamour
Ia bertemu pengemis buntung yang tak punya kaki
Lalu ia bertanya: berapa kamu mendapat uang sehari..?
Pengemis buntung: 250 keping perak atau bila ditukar 25 keping emas

Lalu ia bertanya kembali: berapa hari kamu keluar seminggu..?
Pengemis buntung menjawab: aku mengemis tiap hari seperti ini
Lalu ia berkata: berarti satu bulan kamu  mendapat 7500 keping perak
Atau 750 keping emas, taukah kamu gaji seorang hakiem hanya 5000

Dan ini sungguh terjadi dalam kehidupan masa kini suatu hari
Saya bertemu pengemis buntung yang tak punya kaki dan tangan
Saya tanyakan kepadanya berapa pendapatan kamu sehari:
Ketika tahun 1999 masehi dia bilang bila sepi dapat Rp. 300.000

Dan setelah sepuluh tahun th 2009 aku bertemu pengemis itu lagi
Dan kutanyakan saat itu ia bilang jika sepi ia dapa Rp. 1400.000
Artinya dalam sebulan sepi pengemis itu dapat Rp. 42.000.000
Sebuah penghasilan yang melebihi gaji direktur perusahaan

Well ... yang saya bahas bukan “mengemisnya” tapi bagaimana
Seorang tak putus asa hidup tanpa kaki dan tangan sekalipun
Dan ia mampu mengexploitasi kekurangan dirinya lalu menjual
Hingga ia mampu melampau pendapatan seorang direktur sekalipun

Jadi mengenali diri sendiri dalam kelebihan atau kekurangan
Adalah sebuah keharusan untuk dapat hidup dan tak kesulitan
Karena bila manusia mampu mengenali kelebihan dan kekurangan
Lalu mengexploitasi dan menjualnya maka itulah mesin uang

0 komentar: