Search This Blog

Rabu, 12 Januari 2011

MEMBANGUN KEPERCAYAAN



BOMING KUNCI KEBERHASILAN XXI
MEMBANGUN KEPERCAYAAN

Pagi itu Sang Guru datang lebih awal
Dan ketika Musyafier kaya dan murid datang
Ia berkata: Kegagalan bukan akhir dari segalanya
Dalam urusan usaha manusia mengalami kegagalan
Itu hal yang biasa, namun dalam urusan kepercayaan
Itu jangan sampai terjadi, karena itu sangat berbahaya

Musyafier kaya bertanya: 
apa yang guru maksudkan..?
SangGuru berkata: Begini kepercayaan kepada Tuhan
Atau manusia itu hukumnya sama-saja bila manusia
Kehilagan kepercayaan kepada Tuhan akan berakibat
Kehilangan kepercayaan terhadap manusia seluruhnya
Artinya ia telah memasuki ruang hidup yang sempit

Sang murid betutur: saya mengerti yang guru maksud
Sang Guru berkata: cuba katakan pada ku …
Sang murid betutur: kepercayaan kepada Tuhan itu
Akan memiliki efek pada diri sendiri secara mandiri
Dan membuat manusia mejadi yakin setiap Nyata hidup
Sebagai hal yang bermula dari diri-sediri hingga tak menunggu

Musyafier kaya bertanya: Betul … seperti nasehat Rahasiamu itu
Sang murid melanjutkan: Ketika seseorang sudah khianat
Baik pada Tuhan atau pada sesama maka setidaknya
Ia akan kehilangan pintu dan jalan dengan yang di khianati
Bila kepada Tuhan manusia bisa bertaubat pada-Nya
Tapi bila kepada manusia walau memaaf-kan tapi ia ditunggu  

Musyafier kaya bertanya: maksud di tunggu..?
Sang murid melanjutkan: Ya … ia di nanti kapan khianat kembali
Sang Guru berkata: Sungguh kepercayaan kepada Tuhan
Akan membangun “maqam” atau kedudukan yang kokoh
Dalam diri. Bahwa semua yang terjadi adalah Qadar-Nya
Hingga manusia tidak menuding dan menuduh orang lain

Sang Guru berkata: Diri ku ini adalah contoh yang kalian lihat
Bertahun-tahun saya hidup dalam jujur, positiv dan optimis
Saat terjadi musibah karena aku lengah sedikit sekali saat itu
Hingga Allah peringatkan begitu keras pada-ku karena lengah
Namun saya tak megubah jujur, positiv dan optimis dalam diri
Tapi justru sejak aku selesai pengobatan hidupku tetap nyaman

Dan tidak mengurangi nikmat yang Allah berikan padaku
Karenanya setiap diri harus membangun kepercayaan
Pada Tuhan dan pada sesama dan harus jujur, positiv dan optimis
Serta meyakini bahwa setiap yang terjadi adala Qadar Allah
Musyafier kaya bertanya: percaya jujur, positiv dan optimis
Menurutku ini kunci keberhasilan keluarga kami selama ini

Sang Guru berkata: ya itu intinya kita bahas lain kali ..OK..?

0 komentar: